Setiap orang pernah duduk di kursi bean bag. Pernahkah terlintas di benak Anda untuk mempertimbangkan bagaimana awalnya mereka dikandung? Siapa yang awalnya menemukannya serta kapan dan mengapa mereka menjadi populer? Dalam artikel Manfaat Memilih Kursi Kuliah Yang Benar ini kita melihat kembali di mana semuanya dimulai dan di mana sekarang ini. Kami persembahkan untuk Anda, sejarah kursi bean bag.

Kursi Landak Laut

Kreasi pertama yang terlihat mirip dengan versi hari ini adalah Kursi Landak Laut. Ini dirancang oleh Roger Dean ketika dia masih di Royal College of Art pada tahun 1965. Roger Dean terkenal dengan seni futuristiknya di sampul album Yes dan band lainnya. Itu adalah salah satu kursi pertama yang disesuaikan dan berkontur dengan tubuh pengguna. Itu adalah kursi busa Pabrik Kursi Kuliah Profesional yang tampak bulat tetapi akan membentuk dirinya sendiri menjadi bentuk pengasuh.

The Sacco (alias The Socco)

Gaya yang kita kenal sekarang muncul pada tahun 1969. Desainer Italia Gatti, Paolini, dan Teodora bekerja untuk sebuah perusahaan di Italia bernama Zanotta Design. Mereka berusaha menciptakan jenis kursi yang tepat untuk dipasarkan kepada generasi muda, keren dan hip. Mereka membutuhkan kursi yang trendi, simpel, dan sesuai dengan gaya hidup tahun 60-an. Para desainer datang dengan Sacco atau Socco seperti yang dikenal di Eropa.

Sacco yang asli berbentuk seperti buah pir dan terbuat dari kulit. Pilihan isian adalah thermocol pellet dan kemudian diganti dengan abon urethane foam, polyurethane foam, styrofoam, polystyrene beads, atau pellet PVC. Kursi dengan desain baru ini menjadi barang yang sangat digemari, terutama di kalangan mahasiswa.

Meski belum bisa dikonfirmasi, ada rumor bahwa penemuan Sacco itu murni kebetulan. Rumor ini menyatakan bahwa pabrik Styrofoam memasukkan semua sisa dari lini produksi ke dalam tas dan dengan demikian menciptakan kursi yang sangat nyaman.

Sacco ini sangat mirip dengan yang ditawarkan di department store di tahun 1970-an. Namun, tidak seperti itu, Sacco menggunakan pelet styrofoam murni, terbuat dari bahan kulit berkualitas tinggi, dan memiliki area sandaran kepala di bagian atas tas. Bentuknya mirip dengan tetesan air mata.

Sacco menjadi sukses instan dan harus memiliki furnitur tahun 70-an. Karena Sacco menempatkan pengguna sangat dekat dengan lantai dan dibentuk untuk berbagai posisi santai, hal itu memenuhi gaya hidup kasual saat itu.

Tahun 70-an

Tahun 1970-an adalah era ketika kursi bean bag masuk ke toko-toko di seluruh dunia dan membuatnya tersedia untuk semua orang. Kursi-kursi zaman itu sangat mirip dengan kursi-kursi yang lebih berkualitas zaman sekarang yang memiliki penutup kulit yang kuat dan diisi pelet styrofoam yang tebal.

Konsumen menyukai fitur kursi yang dibentuk sesuai dengan tipe tubuh masing-masing individu. Dekorator interior profesional juga menyukai fleksibilitas kursi dalam skema desain. Terapis juga memperhatikan bahwa kursi bean bag membantu anak-anak dengan masalah integrasi sensorik. Selain itu, dokter merekomendasikan kepada pasien yang baru pulih dari operasi punggung untuk memulihkan diri menggunakan satu.

Tahun 90-an

Selama tahun 90-an, reputasi berubah dari furnitur yang dibuat dengan murah menjadi sesuatu yang sangat santai dan akan memenuhi sejumlah kebutuhan. Kursi dengan berbagai ukuran dan bentuk mulai masuk ke pasar saat ini. Perabotan, seperti kursi bean bag, sofa, bangku kaki, dan lainnya dibuat.

Juga selama tahun 90-an, mereka menjadi lebih aman untuk anak-anak. Ada sejumlah kasus yang dilaporkan tentang anak-anak yang terluka dan bahkan mati lemas setelah bekerja dengan gaya yang lebih tua dan sesak napas dengan menghirup pelet.

Komisi Keamanan Produk Konsumen menarik kembali 12.000.000 bean bag pada bulan Maret 1995 dan mensyaratkan bahwa semua kursi yang dijual setelah tanggal tersebut harus memiliki ritsleting yang tidak dapat dibuka oleh anak-anak.

Hari ini

Kursi yang tersedia saat ini biasanya terbuat dari kain penutup yang mudah dicuci dan tidak mudah robek seperti dulu. Selain itu, sebagian besar produsen bean bag menggunakan pengisi uretan sebagai pengganti styrofoam. Alasan di balik ini adalah urethane memberikan lebih banyak dukungan dan lebih dapat diandalkan daripada styrofoam. Kursi-kursi masa kini juga diisi dengan buih yang diparut sehingga kembali ke bentuk semula agar bean bag tidak “kempes”.

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *